Posted by tafsir alternatif
» Saturday, 27 October 2018

Seseorang yang mengaku mempercayai Tuhan Yang Maha Esa sebagai yang menciptakan alam semesta beserta isinya seharusnya juga percaya pada hukum-hukum keterjadian yang ada di alam itu sendiri. Seperti misalkan selalu ada balasan atas perbuatan baik dan buruk yang dilakukannya selama menjalani kehidupan di alam. Oleh karena orang yang ada di gurun pasir yang panas dan tandus yang kental dengan kepercayaan terhadap mistisme (KBBI: hal yang tak terjangkau oleh akal manusia) berhala, mereka malah percaya kepada hukum yang berasal dari berhala yang mati, mereka menjadi tersesat, membuat mereka tidak percaya pada hukum alam yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Karena mungkin Hukuman itu sendiri tidak langsung diberikan saat itu juga, atau mistisme hukum dari berhala sudah sedemikian kentalnya, mereka hanya percaya pada hukum mistisme yang berasal dari berhala, maka dikabarkanlah bahwa balasan untuk perbuatan baik itu juga adalah mistisme syurga yang akan menyejukkan orang-orang di gurun pasir yang panas itu, yang pasti akan mereka dapatkan kelak, entah kapan yang jelas itu pasti. Di dalamnya terdapat sungai-sungai yang mengalir menyejukkan. Seluruh kesenangan ada di dalamnya. Tentu saja bagi orang-orang yang tinggal di gurun panas yang tandus yang kental kepercayaan terhadap mistisme hukum berhala dengan jalan dikabarkannya balasan perbuatan baik itu oleh jalan mistisme juga, yakni mistisme syurga yang telah disebutkan diatas akan kembali membuat mereka percaya akan adanya hukum alam sebagai hukum yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa karena alam itu sendiri dicipta oleh-Nya. Sebagai contoh kitab suci Alquran menyebutkan penghuni syurga adalah yang memaafkan kesalahan orang lain. Memaafkan kesalahan orang lain bisa dijangkau akal, Dengan memaafkan kesalahan orang lain maka tali persaudaraan akan kembali terhubung, kesejukkan akan didapatkan bagaikan memasukkan badan kedalam air yang sejuk di tengah-tengah gurun pasir yang panas dan tandus. Bila tak bisa memaafkan maka suasana gurun pasir yang tanduslah yang akan didapatkan. Tentu saja saat mereka bisa merasakan langsung buah dari percaya terhadap mistisme syurga akan kembali menyadarkan mereka tentang hukum alam Yang Berasal Dari Tuhan Yang Maha Esa. Membuat mereka akan semakin percaya pada ajaran yang benar. Wallohu’alam
ADS HERE !!!